KETAHANAN PANGAN DESA | Panduan & Mekanisme Efektif Penggunaan Dana Desa...
Ketahanan Pangan
🎬 Video Penjelasan
📄 Dokumen Pendukung
📋 PermendesPDT Nomor 3 Tahun 2025
Download PDFKetahanan pangan menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan desa, sesuai dengan Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025. Dalam keputusan ini, penetapan program dan kegiatan ketahanan pangan diwajibkan dilakukan melalui musyawarah desa (musdes), yang melibatkan berbagai pelaku usaha di sektor pangan.
🤝 Musyawarah Desa: Landasan Program Ketahanan Pangan
Musdes menjadi wadah penting untuk mengumpulkan usulan dari kelompok-kelompok pelaku usaha seperti petani, nelayan, dan pelaku usaha olahan pangan. Hasil dari musyawarah ini mencakup:
- 1 Usulan Program dan Kegiatan Ketahanan Pangan: Identifikasi program yang mendukung ketahanan pangan.
- 2 Rencana Anggaran dan Biaya: Penetapan anggaran yang perlu disiapkan untuk tiap program.
- 3 Kelembagaan Pengelola: Pelibatan BUM Desa atau lembaga ekonomi masyarakat dalam pengelolaan program.
🌱 Rencana Usaha Pertanian
Dalam siklus usaha tani, ada beberapa langkah penting yang harus dipertimbangkan:
Perencanaan Tanam
Penentuan jenis tanaman dan jadwal tanam
Pengelolaan Air
Irigasi dan sistem pengairan yang efisien
Pemupukan
Penggunaan pupuk organik dan anorganik
Pasca Panen
Penyimpanan dan distribusi hasil panen
1 Perhitungan Rencana Anggaran Biaya
Fokus pada efisiensi dan efektivitas biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan produk unggulan.
2 Analisis Kelayakan Usaha
Memastikan bahwa setiap usaha yang direncanakan memiliki prospek yang baik.
3 Penyiapan Lahan
Kerja sama dengan BUM Desa untuk memanfaatkan lahan secara optimal.
4 Pembibitan
Menggandeng kelompok tani untuk menghasilkan komoditas tertentu seperti beras dan sayuran.
5 Penanaman dan Pemeliharaan
Berkolaborasi dengan petani yang memiliki keahlian dalam teknik tanam yang efektif.
6 Pemanenan dan Penyimpanan
Memastikan teknik pemanenan yang maju untuk menjaga kualitas hasil panen.
7 Pemasaran
Menjual hasil langsung ke konsumen atau melalui pasar yang lebih besar.
8 Break Even Point
Mengelola kas dengan bijak untuk memastikan keuntungan dari kegiatan usaha.
🐟 Rencana Usaha di Sektor Peternakan dan Perikanan
Sektor peternakan dan perikanan juga perlu rincian perencanaan yang sama:
Rencana Anggaran Biaya
Untuk memastikan bahwa investasi pada sektor ini layak dilakukan
Analisis Kelayakan
Evaluasi prospek dan potensi keuntungan usaha
Pra Produksi
Kolaborasi dengan BUM Desa untuk persiapan awal
Produksi
Memaksimalkan potensi wilayah untuk hasil optimal
📋 Penyusunan RKP dan APB Desa
Hasil musyawarah kelompok akan dibahas dalam musyawarah desa untuk menetapkan:
📝 Program dan Kegiatan yang Didanai Dana Desa
Mulai dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa).
🏢 Unit Usaha Pelaksana
Pelaksanaan program akan diserahkan kepada BUM Desa atau lembaga ekonomi lain, jika BUM Desa belum ada.
👥 Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK)
Jika desa tidak memiliki BUM Desa, keberadaan TPK Ketahanan Pangan Desa menjadi solusi.
Fungsi TPK: Mengelola program ketahanan pangan dan diharapkan menjadi embrio bagi pembentukan BUM Desa di masa yang akan datang.
Kesimpulan
Dengan mengikuti pedoman ini, desa kedepannya dapat secara efektif menggunakan Dana Desa untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong perkembangan ekonomi lokal.
Melalui kerjasama dan partisipasi aktif berbagai pihak, desa dapat menciptakan lingkungan yang mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Pastikan Anda terus mengikuti perkembangan terbaru dan menerapkan strategi yang tepat dalam musyawarah serta pengelolaan program ketahanan pangan di desa Anda!
Posting Komentar untuk "KETAHANAN PANGAN DESA | Panduan & Mekanisme Efektif Penggunaan Dana Desa..."