Sejarah singkat Desa Wani Lumbumpetigo
Sejarah Singkat Desa Wani Lumbumpetigo
Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah
Galeri Foto
Audio Sejarah
🔊 Dengarkan Sejarah Singkat Desa Wani Lumbumpetigo
Dasar Hukum
Dasar Hukum Pembentukan Desa Wani Lumbumpetigo
PERATURAN DAERAH KABUPATEN DONGGALA
NOMOR 16 TAHUN 2011
TENTANG
PEMBENTUKAN 19 (SEMBILAN BELAS) DESA
DI KABUPATEN DONGGALA
Asal Usul Nama
Wani Lumbumpetigo adalah desa di kecamatan Tanantovea, Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia. Asal nama Lumbumpetigo berasal dari gabungan kedua nama perkampungan yang terdapat dalam desa Wani Satu, yakni: Lumbumambo dan Boyampetigo. Lumbum sendiri berarti tanah yang subur dan gembur atau sering disebut tanah mbone, sedangkan petigo (Petioge) berarti sebuah peti besar yang diyakini masyarakat sebagai tempat penyimpanan harta karun peninggalan raja yang tidak ditemukan keberadaannya karena dijaga oleh makhluk ghaib.
💡 Makna: Bila digabungkan, Lumbumpetigo bermakna bahwa Desa Wani Lumbumpetigo merupakan tanah yang subur serta menjadi wadah yang menyimpan hasil kekayaan alam untuk masa yang akan datang.
Desa Wani Lumbumpetigo merupakan hasil pemekaran dari desa induk di kecamatan Tanantovea yakni Desa Wani 1. Pada 30 Desember 2011, Desa Lumbumpetigo diresmikan bersama dengan 18 desa hasil pemekaran lainnya di Donggala oleh Habir Ponulele selaku Bupati Donggala saat itu.
Sejarah Kepemimpinan
Tandu Lembah
Djibu Kambay
Dae Mambone
Moh. Sigo
Abdul Rasid Lamanimpa
Saud. A. Kono
Hilman Pettalolo
Nurdin Yampu
Masa Jabatan: 1991 - 1999
Badjran Ambara, BBA
Masa Jabatan: 1999 - 2008
Moh. Ikbal A. Kono
Masa Jabatan: 2008 - 2015
Sahrudin Lavebidja
Masa Jabatan: 2012 - 2017
Ismail Mudohali
Masa Jabatan: 2017 - 2019
Anwar M. Pali S, Kom
Masa Jabatan: 2019 - 2020
Lukman
Masa Jabatan: 2020 - 2023
Abdurahman Rifai
Masa Jabatan: 2023 - 2024
Uswatun Hasanah, SE
Masa Jabatan: 2024 - 2025
Amir Ramang
Masa Jabatan: 2025 - Sekarang
✨ Kepala Desa AktifSumber: Informasi dari tokoh masyarakat Desa Wani Lumbumpetigo, dikembangkan oleh Sekretaris Desa.
Letak dan Luas Wilayah
Luas Wilayah
181 Ha
Jumlah Dusun
3 Dusun
📍 Batas Wilayah
Utara
Desa Wani Tiga
Barat
Desa Labuan Lelea
Selatan
Desa Wani Satu
Timur
Kelurahan Boya Pantoloan
Jarak ke Kantor Desa
| No | Dusun | Jarak dari Kantor Desa |
|---|---|---|
| 1 | Dusun I | 250 Meter |
| 2 | Dusun II | 0 Meter |
| 3 | Dusun III | 200 Meter |
Sumber: Hasil Pengkajian Desa Wani Lumbumpetigo, 2020
Jarak Tempuh ke Wilayah Strategis
| No | Dari | Ke Ibukota | Jarak | Waktu | Angkutan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Desa Wani Lumbumpetigo | Prov Sul-Teng | 30 Km | 1 Jam | Darat |
| 2 | Desa Wani Lumbumpetigo | Kec. Tanantovea | 2 Km | 8 Menit | Darat |
| 3 | Desa Wani Lumbumpetigo | Kab. Donggala | 65 Km | 2 Jam | Darat |
| 4 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wani Satu | 1,5 Km | 3 Menit | Darat |
| 5 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wani Dua | 2 Km | 8 Menit | Darat |
| 6 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wani Tiga | 2 Km | 12 Menit | Darat |
| 7 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wombo Mpanau | 5 Km | 25 Menit | Darat |
| 8 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wombo | 6 Km | 26 Menit | Darat |
| 9 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Wombo Kalonggo | 7 Km | 28 Menit | Darat |
| 10 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Nupabomba | 12 Km | 38 Menit | Darat |
| 11 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Guntarano | 15 Km | 40 Menit | Darat |
| 12 | Desa Wani Lumbumpetigo | Desa Bale | 4 Km | 42 Menit | Darat |
Sumber: Hasil Pengkajian Desa Wani Lumbumpetigo, 2020
Kondisi Geografis
⛰️ Kondisi Topografi
Desa Lumbumpetigo terbagi dalam 3 (Tiga) Dusun dengan kondisi topografi berupa tanah datar dan perbukitan rendah. Dilihat dari elevasi, wilayah Desa Wani Lumbumpetigo 80% berada pada ketinggian antara 4 Km di atas permukaan laut, dengan 80 Ha berupa dataran dan 101 Ha berupa perbukitan.
💧 Kondisi Hidrologi
Desa Wani Lumbumpetigo dilewati oleh dua aliran sungai yaitu Bionga dan Bekava yang masing-masing sepanjang 1,57 Km. Aliran sungai ini tidak aktif namun pada musim penghujan dapat mengakibatkan banjir sehingga wilayah pemukiman penduduk tergenang air.
🌦️ Kondisi Klimatologi
Desa Wani Lumbumpetigo merupakan daerah tropis yang memiliki dua musim yaitu musim kemarau (Juni - Oktober) dan musim penghujan (Desember - Mei). Jumlah curah hujan tahunan bervariasi antara 1.100 – 1.500 mm, dengan bulan terbasah pada April dan bulan terkering pada September.
🌱 Kondisi Tanah
Struktur tanah desa berupa tanah subur dan gembur, dengan beberapa titik lokasi terdapat struktur tanah berbatuan kecil. Kondisi tanah dapat dimanfaatkan untuk usaha pertanian tanaman pangan dan perkebunan seperti Palawija, Jahe, Cengkeh, Durian, Mangga, Alpukat, Coklat, Kelapa, dan lain-lain.
Tingkat Kesuburan Tanah
| No | Tingkat Kesuburan | Luas |
|---|---|---|
| 1 | Sangat Subur | 30 Ha |
| 2 | Subur | 60 Ha |
| 3 | Sedang | 20 Ha |
| 4 | Tidak Subur/Kritis | - |
Sumber: Hasil Pengkajian Desa Wani Lumbumpetigo, 2020
Penggunaan Lahan
| No | Jenis Penggunaan | Luas | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Lokasi Pemerintahan/Fasilitas Umum: - Perkantoran Pemerintah - Poskesdes - Posyandu - Kantor BUMDes - Sekolah - Lapangan - Masjid - Taman/RTH |
0,5 Ha 0,5 Ha 0,2 Ha 0,5 Ha 0,5 Ha |
- |
| 2 | Pemukiman | 30 Ha | - |
| 3 | Perdagangan: - Pasar - Pertokoan |
- - |
- |
| 4 | Persawahan: - Sawah Irigasi - Sawah Irigasi ½ Teknis - Tanah Kering - Ladang |
- - - - |
- |
| 5 | Perkebunan: - Perkebunan Masyarakat - Perkebunan Negara - Perkebunan Swasta |
1,5 Ha - - |
- |
| 6 | APL | - | - |
| 7 | Lahan Tidur | 3.458 Ha | - |
terima kasih infonya tentang Sejarah Singkat
BalasHapus