Musdes Verval data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
Data Desil Indonesia
Panduan Lengkap Memahami P3KE & DTKS untuk Pengentasan Kemiskinan
Desa Wani Lumbumpetigo
Lokasi Informasi Data Desil
Video Penjelasan Lengkap
Pelajari lebih lanjut melalui video edukasi berikut
Apa itu P3KE dan DTKS?
P3KE dan DTKS adalah program pemerintah Indonesia yang menyoroti tingkat kesejahteraan penduduk secara nasional. Kedua sistem data ini menjadi rujukan utama dalam penargetan bantuan sosial dan program pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Definisi & Istilah Penting
DTKS
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Informasi status sosial ekonomi dan demografi dari 40% penduduk Indonesia dengan tingkat kesejahteraan terendah. Dikelola oleh Kementerian Sosial RI.
P3KE
Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
Program untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui data hasil pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia oleh BKKBN.
Persamaan & Fungsi Utama
Keduanya mengelompokkan keluarga atau rumah tangga dalam urutan desil yang menunjukkan kondisi kelompok kesejahteraan dari yang terendah hingga tertinggi.
Memiliki andil untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia melalui rujukan pemberian bantuan sosial, jaminan sosial, dan program pemberdayaan masyarakat.
P3KE memiliki tujuan lebih spesifik yaitu mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem dengan penargetan yang lebih presisi.
Pembagian Desil DTKS
Empat kelompok kesejahteraan berdasarkan Data Terpadu (40% penduduk terendah)
Desil 1
Rumah Tangga Paling Miskin
Kelompok 10% rumah tangga (1-10%) dengan tingkat kesejahteraan paling rendah secara nasional. Prioritas utama penerima bantuan sosial.
💡 Desil 1 adalah kelompok dengan kebutuhan mendesak dan mendapat prioritas tertinggi dalam program bantuan sosial.
Desil 2
Rumah Tangga Miskin
Kelompok 10% rumah tangga (11-20%) dengan tingkat kesejahteraan rendah. Termasuk dalam prioritas penerima bantuan sosial.
💡 Desil 2 membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan taraf hidup dan mencegah jatuh ke kelompok lebih miskin.
Desil 3
Hampir Miskin
Kelompok 10% rumah tangga (21-30%) yang rentan jatuh miskin. Membutuhkan perhatian untuk pemberdayaan ekonomi.
💡 Desil 3 fokus pada program pemberdayaan untuk mencegah kemunduran kesejahteraan.
Desil 4
Rentan Miskin
Kelompok 10% rumah tangga (31-40%) dengan potensi rentan. Batas atas dari 40% penduduk dalam DTKS.
💡 Desil 4 merupakan kelompok transisi yang membutuhkan dukungan untuk naik ke kelompok lebih sejahtera.
Mengapa Hanya 40% Rumah Tangga?
DTKS hanya memuat 40 persen rumah tangga karena angka tersebut dinilai cukup dalam memenuhi kebutuhan penargetan program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Di dalam desil 1 sampai 4 telah tercakup kelompok penduduk dengan status miskin dan hampir miskin secara nasional.
⚠️ Perhatian Penting
Kendati demikian, DTKS bukanlah data kemiskinan di suatu daerah. Data dalam DTKS hanya memperlihatkan komposisi tingkat kesejahteraan masyarakat dari yang terendah. Sebaran 40% penduduk Indonesia dalam DTKS bervariasi untuk setiap daerah karena tingkat kesejahteraan masyarakat yang berbeda.
Penggunaan Data DTKS
DTKS menjadi basis data untuk penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan. Beberapa program yang menggunakan DTKS:
KIP Kuliah & Desil DTKS
Dalam hubungannya dengan KIP Kuliah, desil DTKS menjadi salah satu syarat penting. Persyaratan pengisian berbeda berdasarkan kelompok desil:
Desil 1, 2, 3
Siswa diminta mengisi: Biodata, Keluarga, Prestasi dan Rencana
Desil 4
Siswa harus mengisi: Biodata, Keluarga, Ekonomi, Rumah, Aset, Prestasi dan Rencana
P3KE dan Kemiskinan Ekstrem
Program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
Tentang P3KE
Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) merupakan kumpulan informasi dan data keluarga serta individu keluarga, hasil dari pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia yang dilakukan melalui Pendataan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional tahun 2021 (PK-BKKBN 2021).
Data pemutakhiran disimpan dalam file elektronik dan mendapatkan validasi NIK dari Dukcapil. Setiap keluarga mempunyai status kesejahteraan yang disebut desil. P3KE dikelola oleh Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K).
Data dalam P3KE digunakan untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem dan mencapai target nasional pengentasan kemiskinan.
Definisi Kemiskinan Ekstrem
Mengutip laman P3KE Kemenko PMK, kemiskinan ekstrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar yang meliputi:
📊 Garis Kemiskinan Ekstrem (BPS)
Rp 10.739 per hari
atau
Rp 322.170 per bulan
Pengelompokan Desil dalam P3KE
Berbeda dengan DTKS yang hanya mencakup 40% penduduk (4 desil), data P3KE mengelompokkan keluarga ke dalam 10 desil lengkap:
Desil 1
Kelompok 10% terendah tingkat kesejahteraannya secara nasional
Desil 10
Kelompok 10% dengan kesejahteraan paling tinggi secara nasional
Kaitan DTKS dengan P3KE
Dalam Kepmenko PMK 30 Tahun 2022, data P3KE menjadi sumber data rujukan yang dipakai untuk penentuan sasaran penerima manfaat program percepatan penanggulangan kemiskinan dan program bantuan sosial lainnya.
🔗 Fungsi Integrasi Data:
P3KE dapat dimanfaatkan sebagai sumber awal dalam pemutakhiran dan perluasan DTKS
Konsolidasi antara P3KE dan DTKS dapat menjadi opsi data awal dalam pengembangan Satu Data Sosial Ekonomi di Indonesia
Data di P3KE dapat mengidentifikasi kelompok kemiskinan ekstrem yang belum menerima bantuan sosial karena tidak terdaftar di DTKS
Dokumen Resmi
Surat Edaran Verifikasi dan Validasi Data P3KE
Posting Komentar untuk "Musdes Verval data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)"