Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Berira Terkini
LATEST

Refocusing Anggaran dan Realokasi Anggaran itu Apa?

Kebijakan Penyesuaian APBD 2020
Logo Kebijakan Anggaran

Kebijakan Penyesuaian APBD 2020

Penanganan COVID-19 & Pengamanan Perekonomian Nasional

📋

Dasar Hukum

Sesuai dengan Ketentuan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri Dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

Serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dalam rangka Penanganan Pandemi COVID-19 dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional.

⚡

Instruksi Penyesuaian

Pemerintah Daerah diinstruksikan untuk melakukan penyesuaian penerimaan PAD dengan menyesuaikan Potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai akibat dari menurunnya kegiatan perekonomian.

📊 Ketentuan Pemotongan Anggaran:

  • • Pemotongan Belanja Barang/Jasa sekurang-kurangnya sebesar 50%
  • • Pemotongan Belanja Modal sekurang-kurangnya sebesar 50%
  • • Penyesuaian Belanja Pegawai
����

Penggunaan Selisih Anggaran

Selisih Anggaran Hasil Penyesuaian Target Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah digunakan untuk mendanai:

🏥

Bidang Kesehatan

Pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19

🤝

Jaring Pengaman Sosial

Social Safety Net untuk masyarakat terdampak

📈

Dampak Ekonomi

Menjaga agar dunia usaha daerah tetap hidup

📝

Prosedur Penyesuaian

1

Melakukan perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2020 dengan pemberitahuan kepada Pimpinan DPRD.

2

Dituangkan dalam Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

3

Atau ditampung dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) bagi Pemerintah Daerah yang tidak melakukan Perubahan APBD.

⚠️

Batas Waktu Pelaporan

Laporan hasil penyesuaian APBD harus disampaikan kepada Menteri Keuangan paling lama 2 (dua) minggu setelah ditetapkannya Keputusan Bersama. Keterlambatan akan mengakibatkan penundaan penyaluran DAU dan/atau DBH.

📚

Istilah Penting

🎯

Refocusing Anggaran

Etimologi:

Memusatkan atau memfokuskan kembali anggaran

Terminologi:

Memusatkan atau memfokuskan kembali anggaran untuk kegiatan yang sebelumnya tidak dianggarkan melalui perubahan anggaran

ℹ️ Kata "refocusing" berasal dari Bahasa Inggris dan belum terdaftar dalam KBBI
🎯 Tujuan

Refocusing anggaran bertujuan untuk realokasi anggaran

🔄

Realokasi Anggaran

Etimologi:

Mengalokasikan kembali anggaran

Terminologi:

Mengalokasikan kembali anggaran kegiatan hasil refocusing untuk dialokasikan pada kegiatan yang sebelumnya tidak dialokasikan melalui mekanisme perubahan anggaran dengan cara menggeser/mengalihkan/memindahkan anggaran

ℹ️ Dalam KBBI: "pengalokasian kembali". Diserap dari Bahasa Inggris "reallocation"
📝

Contoh Refocusing Anggaran

Berikut adalah beberapa contoh implementasi refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19:

CONTOH 1
🏛️

APBN

Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk penanganan COVID-19

CONTOH 2
🏢

APBD

Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk penanganan COVID-19

CONTOH 3
🏘️

APBDes

Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa untuk penanganan COVID-19

🔄

Contoh Realokasi Anggaran

Berikut adalah beberapa contoh implementasi realokasi anggaran untuk penanganan COVID-19:

CONTOH 1
🏛️

APBN

Realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk penanganan COVID-19

CONTOH 2
🏢

APBD

Realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk penanganan COVID-19

CONTOH 3
🏘️

APBDes

Realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa untuk penanganan COVID-19

✨

Kesimpulan

Demikian penjelasan terkait Refocusing Anggaran dan Realokasi Anggaran. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat menambah referensi Anda dalam memahami kebijakan penyesuaian anggaran di masa pandemi COVID-19.

📊

Tabel Data Anggaran

NO URAIAN SEBELUM
PERUBAHAN (Rp)
SETELAH PERUBAHAN BERTAMBAH /
(BERKURANG) (Rp)
JUMLAH (Rp) %
PENDAPATAN
1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 25.500.000.000 20.400.000.000 80% (5.100.000.000)
a. Pajak Daerah 15.000.000.000 12.000.000.000 80% (3.000.000.000)
b. Retribusi Daerah 8.500.000.000 6.800.000.000 80% (1.700.000.000)
c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah 1.500.000.000 1.200.000.000 80% (300.000.000)
d. Lain-lain PAD Yang Sah 500.000.000 400.000.000 80% (100.000.000)
2 DANA PERIMBANGAN 150.000.000.000 150.000.000.000 100% -
3 LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH 10.000.000.000 9.000.000.000 90% (1.000.000.000)
JUMLAH PENDAPATAN 185.500.000.000 179.400.000.000 97% (6.100.000.000)
BELANJA
1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 85.000.000.000 83.000.000.000 98% (2.000.000.000)
a. Belanja Pegawai 80.000.000.000 78.000.000.000 98% (2.000.000.000)
b. Belanja Hibah 3.000.000.000 3.000.000.000 100% -
c. Belanja Bantuan Sosial 2.000.000.000 2.000.000.000 100% -
2 BELANJA LANGSUNG 100.500.000.000 96.400.000.000 96% (4.100.000.000)
a. Belanja Pegawai 15.000.000.000 15.000.000.000 100% -
b. Belanja Barang dan Jasa 60.000.000.000 30.000.000.000 50% (30.000.000.000)
c. Belanja Modal 25.500.000.000 12.750.000.000 50% (12.750.000.000)
d. Penanganan COVID-19 - 38.650.000.000 - 38.650.000.000
JUMLAH BELANJA 185.500.000.000 179.400.000.000 97% (6.100.000.000)
SURPLUS / (DEFISIT) - - - -
💡

Keterangan Tabel:

  • • Belanja Barang/Jasa dipotong 50% dari Rp 60 Miliar menjadi Rp 30 Miliar
  • • Belanja Modal dipotong 50% dari Rp 25,5 Miliar menjadi Rp 12,75 Miliar
  • • Hasil pemotongan dialokasikan untuk Penanganan COVID-19 sebesar Rp 38,65 Miliar
  • • Format angka menggunakan pemisah titik sesuai standar akuntansi Indonesia
🏘️

Pagu Dana Desa

PAGU DANA DESA WANI LUMBUMPETIGO
NO RINCIAN SUMBER
DANA
JUMLAH (Rp) SELISIH (Rp) KETERANGAN
SEMULA MENJADI
1 PAGU T.A 2020 DD 784.067.000 773.260.000 (10.807.000) Refocusing
ADD 437.836.000 387.925.000 (49.911.000) Refocusing
TOTAL 1.221.903.000 1.161.185.000 (60.718.000) Refocusing
2 PAGU T.A 2021 DD 695.260.000 - - -
ADD 390.967.000 - - -
TOTAL 1.086.227.000 - - -
3 PAGU T.A 2022 DD 698.547.000 720.631.949,64 22.084.949,64 Bertambah
ADD 429.045.000 429.045.000 - -
TOTAL 1.127.592.000 1.149.676.949,64 22.084.949,64 Bertambah
4 PAGU T.A 2023 DD 716.818.000 716.818.000 - -
ADD 428.157.000 428.157.000 - -
BHP Tahun 2020 12.041.591,38 - - Ditutup
BHP Tahun 2023 - 10.043.358,26 10.043.358,26 Baru
TOTAL 1.157.016.591,38 1.155.018.358,26 (1.998.233,12) -
📌

Informasi Pagu Dana Desa:

  • • DD: Dana Desa dari Pemerintah Pusat
  • • ADD: Alokasi Dana Desa dari APBD Kabupaten
  • • BHP: Bunga Hasil Pengelolaan dana tahun sebelumnya
  • • Pagu T.A 2020 mengalami refocusing sebesar Rp 60.718.000 untuk penanganan COVID-19
  • • Format angka menggunakan pemisah titik sesuai standar akuntansi Indonesia
Banner Penutup

Dokumen Kebijakan Penyesuaian APBD 2020

Dalam rangka Penanganan Pandemi COVID-19

Posting Komentar untuk "Refocusing Anggaran dan Realokasi Anggaran itu Apa?"

0%